MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM \nPEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK \nDI SMA MUHAMMADIYAH 21 \nKOTA TEBING TINGGI
Bibliographic record
Abstract
Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui manajemen kegiatan ekstrakurikuler dalam pembentukan karakter peserta didik yaitu kegiatan ekstrakurikuler dalam pendidikan karakter yang sangat penting untuk \nmendapatkan pengalaman langsung. Peserta didik terlibat secara aktif dan menyediakan cukup waktu diluar jam efektif pelajaran sehingga pendidikan nilai lebih terakomodasi melalui aktiftas kegiatan ekstrakurikuler. \nPenelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 21 Kota Tebing Tinggi dengan adanya dua sumber data yaitu data sekunder dan primer dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data dan kemudian verifikasi data. Untuk mengecek keabsahan data teknik yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber, triangulasi metode, dan juga triangukasi teori. \nHasil penelitian ini mengungkapkan temuan: 1) perencanaan kegiatan ekstrakurikuler dalam pembentukan karakter peserta didik, 2) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dalam pembentukan karakter peserta didik, 3) penilaian kegiatan ekstrakurikuler dalam pembentukan karakter peserta didik. Disimpulkan bahwa, dalam proses perencanaan kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan melalui apa yang ditargetkan oleh pihak sekolah. Pelaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dilakukan setiap hari senin s.d sabtu diluar jam sekolah dan tidak mengganggu kegiatan proses belajar mengajar didalam kelas yang sedang berlangsung sehingga siswa bisa tetap mengikuti minat dan bakat yang mereka miliki. Dalam kegiatan ekstrakurikuler pelaksanaan telah ditetapkan dan diatur oleh Pembina. Kegiatan ekstrakurikuler metode baru atau memperbaiki metode lama, dan juga memberikan motivasi berupa kritik dan saran yang disampaikan pembinan dengan siswa
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.006 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.014 | 0.015 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.012 | 0.005 |
| Bibliometrics | 0.007 | 0.005 |
| Science and technology studies | 0.004 | 0.003 |
| Scholarly communication | 0.010 | 0.006 |
| Open science | 0.011 | 0.005 |
| Research integrity | 0.008 | 0.008 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.019 | 0.070 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".