MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W7014555123

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENUMPANG SAAT OVERBOOKING FLIGHTS

2018· dissertation· id· W7014555123 on OpenAlexaboutno aff

Bibliographic record

VenueUniversitas Airlangga Repository (Universitas Airlangga) · 2018
Typedissertation
Languageid
FieldSocial Sciences
TopicInternational Law and Aviation
Canadian institutionsnot available
Fundersnot available
KeywordsWork (physics)Context (archaeology)Monorail
DOInot available

Abstract

fetched live from OpenAlex

Transportasi di Indonesia berkembang dengan pesat seiring dengan semakin majunya
\nilmu pengetahuan dan teknologi transportasi. Moda transportasi angkutan udara
\nbanyak dipilih menjadi alternatif paling efektif, efisien serta ekonomis karena harga
\ntiket yang tidak terlalu mahal dan mudah didapat. Di sisi lain, pihak pengangkut atau
\nmaskapai juga ingin mendapat keuntungan sebesar-besarnya dengan cara
\nmemaksimalkan jumlah kursi pesawat yang dijual serta memperkecil kerugian dengan
\ncara melakukan praktik overbooking flight. Overbooking flight pada dasarnya
\nmerupakan praktik menjual kapasitas lebih dari yang tersedia serta meminimalkan
\nkerugian dan biaya penjualan lain. Terdapat beberapa kemungkinan ketika maskapai
\nmenerapkan praktik overbooking, salah satunya yaitu akan terjadi denied boarding
\npassenger yang tidak mengizinkan penumpang untuk naik ke pesawat pada saat ia
\nmelakukan check-in. ketika hal tersebut terjadi, maka kemungkinan besar penumpang
\nakan mengalami keterlambatan atau pembatalan penerbangan. Penelitian ini
\nmerupakan penelitian hukum yang disusun dengan menggunakan pendekatan
\nperaturan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan perbandingan.
\nDari penelitian hukum ini, diketahui bahwa bentuk perlindungan hukum secara
\ninternasional bagi penumpang saat overbooking flights diatur dalam Konvensi
\nMontreal 1999. Namun, ketentuan mengenai overbooking flights belum diatur secara
\nspesifik. Pasal 19 Konvensi Montreal 1999 hanya mengatur mengenai delay yang
\nmerupakan pemenuhan kontrak pengangkutan sebagian, untuk pembatalan
\npenerbangan atau non-kinerja atas kontrak pengangkutan diatur oleh hukum nasional
\nyang berlaku. Di lain sisi, ketentuan nasional mengenai overbooking flights pada
\npenerbangan domestik diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang
\nPenerbangan, Peraturan Menteri Nomor PM 77 Tahun 2011 dan Peraturan Menteri
\nNomor PM 89 Tahun 2015. Keterlambatan penerbangan sendiri diatur dalam Pasal 9
\nPM Nonor 77 Tahun 2011 yang terdiri dari keterlambatan penerbangan, tidak
\nterangkutnya penumpang dengan alasan kapasitas pesawat udara dan pembatalan
\npenerbangan. Dengan demikian penumpang yang tidak terangkut dengan alasan
\nkapasitas pesawat udara termasuk dalam kategori keterlambatan dan berhak mendapat
\nganti rugi dari pihak maskapai sesuai dengan yang telah ditentukan. Jika pihak
\nmaskapai tidak memberikan ganti rugi kepada penumpang selaku konsumen yang
\ntelah dirugikan, maka berdasarkan ketentuan dalam PM 77 Tahun 2011 penumpang
\ntersebut berhak untuk melakukan upaya hukum untuk menyelesaikan sengketa. Di
\nIndonesia, aturan mengenai perlindungan konsumen diatur dalam Undang-Undang
\nNomor 8 Tahun 1999 (UUPK). Terdapat dua macam penyelesaian sengketa dalam
\nUUPK, yaitu melalui pengadilan dan di luar pengadilan (BPSK).

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

How this classification was reachedexpand

Full frame distilled prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.

metaresearch head score (Codex)0.001
metaresearch head score (Gemma)0.000
Version: codex-gemma-dda1882f352aValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesMeta-epidemiology (narrow), Science and technology studies, Research integrity, Insufficient payload (model declined to judge)
Consensus categoriesInsufficient payload (model declined to judge)
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Not applicable · Consensus signal: none
GenreCandidate signal: Empirical · Consensus signal: none
Teacher disagreement score0.558
Threshold uncertainty score1.000

Codex and Gemma teacher scores by category

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0010.000
Meta-epidemiology (narrow)0.0010.002
Meta-epidemiology (broad)0.0010.001
Bibliometrics0.0010.001
Science and technology studies0.0060.001
Scholarly communication0.0010.002
Open science0.0020.000
Research integrity0.0020.001
Insufficient payload (model declined to judge)0.0030.001

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.009
GPT teacher head0.238
Teacher spread0.229 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it

Classification

machine, unvalidated

Machine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.

Study designNot applicable
Domainnot available
GenreEmpirical

How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".

Quick stats

Citations0
Published2018
Admission routes1
Has abstractyes

Explore more

Same venueUniversitas Airlangga Repository (Universitas Airlangga)Same topicInternational Law and AviationFrench-language works237,207