MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W7019647454

HUKUM KEWARISAN BERKEADILAN JENDER (STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN MUNAWIR SJADZALI DAN WAHBAH AZ-ZUHAILI)

2023· dissertation· id· W7019647454 on OpenAlexaboutno aff

Bibliographic record

VenueDigital Library UIN Sunan Kalijaga (Sunan Kalijaga State Islamic University) · 2023
Typedissertation
Languageid
FieldSocial Sciences
TopicGender and Women's Rights
Canadian institutionsnot available
Fundersnot available
KeywordsHistory of religionsDisability discriminationCanadian studies
DOInot available

Abstract

fetched live from OpenAlex

Pembagian harta warisan yang merujuk pada ayat-ayat al-Qur‘an tentang warisan sampai hari ini masih menimbulkan problematika yang belum terselesaikan, seperti pembagian harta warisan 2:1 antara laki-laki dan perempuan yang dianggap tidak adil. Dalam hal ini terdapat dua ulama yang memiliki perbedaan pendapat. Menurut Munawir Sjadzali pembagian harta warisan yang sudah ditetapkan dalam al-Qur‘an bukan tidak adil, akan tetapi ketidakpercayaan masyarakat terhadap keadilan farā‟iḍ yang ada dalam al-Qur‘an. Berbeda dengan Wahbah az-Zuḥailī, ia berpendapat bahwa pembagian harta warisan sudah dijelasakan secara terperinci dalam al-Qur‘an dan bersifat adil. Hal ini yang membuat penulis tertarik meneliti lebih lanjut tentang pembagian harta warisan dengan melihat relevansi pada zaman sekarang. \nPenelitian ini bersifat deskriptif analitik-komparatif, yaitu menjelaskan pemikiran Munawir Sjadzali dan Wahbah az-Zuḥailī tentang pembagian harta warisan. Kemudian menggunakan pendekatan sosiologi pemikiran hukum Islam dan menganalisisnya menggunakan teori keadilan jender Adapun tujuanya adalah untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan yang dikaji oleh penulis. \nHasil dari penelitian yang dilakukan penulis adalah: Pertama: Dalam formula pembagian warisan 2:1 Munawir Sjadzali dan Wahbah az-Zuḥailī terjadi perbedaan. Munawir Sjadzali berpendapat bahwa formula pembagian harta warisan 2:1 saat ini tidak mencerminkan keadilan dan bersifat ẓannī. Berbeda dengan Wahbah az-Zuhailī, ia berpendapat bahwa formula pembagian warisan 2:1 ini sudah sesuai dan bersifat qaṭʻi. Kedua:Munawir Sjadzali dan Wahbah az-Zuḥailī dalam menentukan dalil dan argumen pembagian harta warisan, keduanya sama-sama mengunakan al-Qur‘an dan hadis. Tetapi dalam penetapan hukum, keduanya terdapat perbedaan. Munawir dalam menentukan dalil, ia menggunakan al-Qura‘n, hadis, dan konteks keadaan sekarang. Tetapi dalil yang digunakan kurang kuat, karena mengqiyās kan dengan dalil-dalil perbudakan. Berbeda dengan Wahbah az-Zuḥailī menggunakan al-Qur‘an, hadis dan juga asbābul nuzūl dan wurudnya. Sehingga kekuatan hukum yang diterapkan Wahbah az-Zuḥailī lebih kuat. Ketiga:Kedua ulama tersebut dalam memaknai adil terdapat perbedaan. Munawir Sjadzali dalam memaknai adil ia berpendapat sama rata (peran yang dilakukan), sehingga apabila perempuan memiliki peran sama dengan laki-laki maka ia berhak mendapatkan bagian yang sama. Berbeda dengan Wahbah az-Zuhailī, ia memaknai adil dengan setara (tanggung jawab). Jadi pembagian harta \nwarisan diukur dengan tanggung jawab yang dilakukanya, sehingga makna adil disini tidak harus sama rata.

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

How this classification was reachedexpand

Full frame machine prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.

metaresearch head score (Codex)0.002
metaresearch head score (Gemma)0.003
Version: metacan-v3-hybrid-931329e0061cValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesnone
Consensus categoriesnone
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Qualitative · Consensus signal: none
GenreCandidate signal: Empirical · Consensus signal: Empirical
Teacher disagreement score0.024
Threshold uncertainty score0.080

Distilled classifier scores by category (both heads)

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0020.003
Meta-epidemiology (narrow)0.0000.000
Meta-epidemiology (broad)0.0000.000
Bibliometrics0.0010.001
Science and technology studies0.0020.001
Scholarly communication0.0030.002
Open science0.0000.001
Research integrity0.0010.001
Insufficient payload (model declined to judge)0.0240.003

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.016
GPT teacher head0.228
Teacher spread0.212 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it

Classification

machine, unvalidated

Machine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.

The models applied no category: nothing in the taxonomy fit this work.
Study designQualitative
Domainnot available
GenreEmpirical

How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".

Quick stats

Citations0
Published2023
Admission routes1
Has abstractyes

Explore more

Same venueDigital Library UIN Sunan Kalijaga (Sunan Kalijaga State Islamic University)Same topicGender and Women's RightsFrench-language works237,207