PERJANJIAN BAGI HASIL (KAWUKAN) \nPENANGKAPAN IKAN LAUT ANTARA \nNELAYAN PENANGKAP IKAN DENGAN \nPEMILIK KAPAL MENURUT HUKUM ADAT \nSERAWAI DI DESA LINAU KECAMATAN MAJE \nKABUPATEN KAUR
Bibliographic record
Abstract
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.504 pulau dengan \ngaris pantai terluas didunia dengan luas mancapai 81.000 km, Sumber daya laut \nIndonesia merupakan kunci untuk mensejahterakan masyarakatnya dalam \nmeningkatkan pemerataan ekonomi dan keadilan bagi rakyat Indonesia, dengan \nkondisi Indonesia yang kaya akan sumber daya laut, membuat banyak masyarakat di \nIndonesia memanfaatkannya sebagai sumber mata pencaharian untuk memenuhi \nkebutuhan hidup sebagai nelayan. Tujuan penelitian : (1) Untuk mengambarkan dan \nmenjelaskan proses terjadinya perjanjian b a gi h a s i l kawukan tangkapan ikan \nlaut menurut Hukum Adat Serawai. (2) Untuk mengambarkan dan menjelaskan \nproses penyelesaian sengketa dalam perjanjian bagi hasil kawukan tangkapan ikan \nlaut menurut Hukum Adat Serawai. Dari penelitian penulis yang telah selesai data \ndilihat bahwa jenis penelitian ini menggunakan metode hukum sosiologis atau \nempiris. Pendekatan ini di manfaatkan untuk menganalisis dan memberikan jawaban \nmengefektifkan bekerjanya seluruh struktur institusional hukum. Dari hasil penelitian \nini dapat disimpulkan bahwa : (1) menunjukan bahwa dalam kehidupan masyarakat \nHukum Adat Serawai di Desa Linau prinsip bagi hasil kawukan sangat penting dalam \nperjanjian kerjasama. (2) penyelesaiannya jika terjadi sengketa dalam perjanjian bagi \nhasil kawukan akan di selesaikan didalam sidang adat atau musyawarah adat dan \nketua adat sebagi pimpinan sidang adat, dimana solusi damai diutamakan agar tidak \nberlarut-larut dalam permasalahan. \nKata Kunci : Perjanjian, bagi hasil, faktor terjadinya kawukan.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.002 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.003 | 0.004 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.004 | 0.002 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.006 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.004 |
| Open science | 0.007 | 0.004 |
| Research integrity | 0.002 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.003 | 0.001 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".