HUBUNGAN KREATIVITAS BELAJAR DAN MINAT BERWIRAUSAHA TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA KELAS XI BIDANG KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 2 PEMATANG SIANTAR TAHUN AJARAN 2017/2018
Bibliographic record
Abstract
Dalam dunia pendidikan hasil belajar merupakan parameter dari keberhasilan pendidikan. Rendahnya hasil belajar kewirausahaan disebabkan beberapa faktor. Oleh sebab, itu penulis ingin mengungkapkan bagaimana hasil belajar kewirausahaan yang dimiliki siswa SMK Negeri 2 Pematang Siantar bidang keahlian teknik pemesinan. Tujuan dari penelitian ini dilaksanakan yaitu: (1) untuk mengetahui besarnya hubungan kreativitas belajar terhadap hasil belajar kewirausahaan. (2) untuk mengetahui besarnya hubungan minat berwirausaha denga hasil belajar kewirausahaan. (3) untuk mengetahaui besarnya hubungan kreativitas belajar dan minat berwirausaha dengan hasil belajar kewirausahaan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Pematang Siantar yang berjumlah 121 orang dan jumlah sampel yang diambil menggunakan rumus Slovin yang berjumlah 55 orang. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif korelasional, data dianalisis menggunakan rumus kolerasi product moment pearson, dan regresi linear ganda. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) terdapat hubungan yang positif antara kreativitas belajar terhadap hasil belajar kewirausahaan dengan koefisien korelasi (r = 0,817) dengan level signifikansi alpha sebesar 0,05. (2) terdapat hubungan yang positif antara minat berwirausaha denga hasil belajar kewirausahaan dengan koefisien korelasi (r = 0,879) dengan level signifikansi alpha sebesar 0,05. (3) terdapat hubungan yang positif antara kreativitas belajar dan minat berwirausaha secara bersama-sama terhadap hasil belajar kewirausahaan dengan keberartian korelasi ganda (Fhitung) yaitu 123,342. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kreativitas belajar dan minat berwirausaha mempunyai hubungan yang signifikan terhadap hasil belajar kewirausahaan. Artinya hasil belajar kewirausahaan dipengaruhi oleh faktor kreativitas belajar dan minat berwirausaha. Dengan demikian sekolah perlu meningkatkan kreativitas belajar dan minat berwirausaha untuk meningkatkan hasil belajar kewirausahaan.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.003 | 0.004 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.003 | 0.002 |
| Bibliometrics | 0.002 | 0.004 |
| Science and technology studies | 0.008 | 0.003 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.009 |
| Open science | 0.004 | 0.001 |
| Research integrity | 0.002 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.001 | 0.001 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".