Hubungan Lingkungan Fisik Rumah Dan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Desa Air Hitam Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat
Bibliographic record
Abstract
Kejadian ISPA pada balita merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian pada balita. Angka kejadian ISPA pada balita di Desa Air Hitam cukup tinggi dibandingkan dengan desa lain yang ada di Kecamatan Gebang yaitu 179 kasus tahun 2023.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan lingkungan fisik rumah (ventilasi, suhu, pencahayaan, kelembaban ruangan, kepadatan hunian kamar), dan pengetahuan ibu dengan kejadian ISPA pada balita di Desa Air Hitam, Kec. Gebang, Kab. Langkat. Metode pada penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional, sampel pada penelitian ini sebanyak 83 responden yang diperoleh dengan teknik stratified random sampling, instrumen pada penelitian ini yaitu kuesioner dan lembar observasi/pengukuran. Analisis data menggunakan uji c-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Ventilasi berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita (p - value = 0,000 (p<0,05) PR = 8,889), Suhu berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita ( p - value = 0,000, (p<0,05) PR = 6,811), Pencahayaan berhubungan dengan ISPA pada balita ( pvalue = 0,003 (p<0,05) PR = 4,3), Kepadatan Hunian Kamar berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita (p– value = 0.002(p<0,05), PR = 4,993), pengetahuan ibu berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita (p – value = 0.033(p<0,05)), sedangkan kelembaban ruangan tidak berhubungan dengan ISPA pada balita (pvalue=0,060(p>0,05)). Dapat disimpulkan bahwa kualitas fisik rumah (ventilasi, suhu, pencahayaan, kepadatan hunian kamar) dan pengetahuan ibu berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita, sedangkan kelembapan udara tidak berhubungan dengan ISPA pada balita. Diharapkan agar memberikan edukasi kepada masyarakat berupa penyuluhan dari pihak Puskesmas agar masyarakat mengetahui bagaimana ventilasi, suhu, pencahayaan, kelembaban,kepadatan hunian kamar yang memenuhi syarat sehingga memperkecil risiko terjadinya ISPA pada balita.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.004 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.011 | 0.012 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.010 | 0.004 |
| Bibliometrics | 0.006 | 0.004 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.003 |
| Scholarly communication | 0.009 | 0.003 |
| Open science | 0.009 | 0.004 |
| Research integrity | 0.007 | 0.009 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.005 | 0.067 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".