Sejarah pemikiran H.M. Rasjidi: filsafat agama (1915-2001 M)
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Skripsi ini berjudul “Sejarah Pemikiran H. M. Rasjidi: Filsafat Agama (1915-2001 M)” yang meneliti beberapa masalah yakni: (1) Bagaimana biografi H.M. Rasjidi? (2) Bagaimana pemikiran filsafat H.M. Rasjidi? (3) Bagaimana kontribusi pemikiran H.M. Rasjidi terhadap umat Islam di Indonesia? Pendekatan yang digunakan untuk penulisan karya ilmiah ini ialah pendekatan filosofis Sedangkan penyusunannya metode penelitian sejarah; yaitu proses menguji dan menganalisis kesaksian sejarah guna menemukan data yang otentik dan dapat dipercaya untuk merekonstruksi kejadian masa lampau. Sedangkan teori yang digunakan ialah teori kritis menurut Horkheimer. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) H.M. Rasjidi lahir di Kotagede Yogyakarta pada 20 Mei 1915 dan meninggal pada 30 Januari 2001. Rasjidi pernah menempuh pendidikan filsafat di Kairo Mesir (1931-1938). Dalam karirnya ia pernah menjabat sebagai menteri agama (1946), sekretaris Jenderal Kementerian Agama, sekretaris sekaligus bendahara dalam delegasi Republik ke negara-negara Timur Tengah, anggota delegasi di New Delhi (1947), Dubes RI untuk Republik Islam Pakistan, dosen McGill University, direktur Islamic Centre di Washington, dosen di Universitas Indonesia (1966), selain itu juga Rasjidi mempunyai 23 karya. (2) Pemikiran filsfat Rasjidi berawal dari lingkangan tempat tinggalnya yaitu Islam abangan, dari lingkungan itulah ia merasa harus memurnikan ajaran Islam. Rasjidi mengatakan setiap muslim harus meyakini bahwa semua kebenaran yang timbul sebagai hasil produk manusia adalah nisbi sifatnya. Kebenaran yang bersifat absolut dan pasti hanyalah berasal dari Dzat yang Haq, yaitu Allah SWT. (3) Rasjidi memberikan kontribusi terhadap umat Islam di Indonesia yaitu menjelaskan makna dan membela Islam yang sebenarnya, melawan kristenisasi, dan menjelaskan agar tidak mempercayai apa yang telah di rumuskan oleh manusia.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.004 | 0.004 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.004 | 0.002 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.001 |
| Open science | 0.003 | 0.000 |
| Research integrity | 0.003 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.001 | 0.010 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it