AL-QISHSHAH AL-QASHIRAH MARAKIB AL-SYAMS LI-TAUFIQ AL-HAKIM
Bibliographic record
Abstract
Dr. Taufiq El Hakim adalah salah satu sastrawan Arab modern dari Mesir \nyang memiliki sekitar lima puluh karya di bidang sastra, baik dalam bentuk novel \nmaupun naskah drama. Salah satu karyanya adalah cerpen “Maraakibu Asy- \nSyams” yang terdapat dalam antologi cerpen Laylatuz Zifaf. \nCerita dalam Maraakibu Asy-Syams ini berawal dari persahabatan seorang \npemahat patung dan seorang tukang kayu. Si tukang kayu mencintai permaisuri. \nSetelah permaisuri meninggal, si tukang kayu ingin mendapatkan patung \npermaisuri, sebagai tempat mencurahkan cinta. Akan tetapi, ia tidak berhasil \nmendapatkan patung permaisuri dan nekat membawa jasad permaisuri dari istana. \nKetika pasukan dari istana berhasil mengejarnya, si tukang kayu menceburkan diri \nke dalam sungai dan tubuhnya pun dimakan buaya-buaya kelaparan. Kemudian \njasad permaisuri dikembalikan ke dalam peti dan di bawa kembali ke istana. \nDalam mengkaji cerpen ini, penulis menggunakan pendekatan pragmatik \nsebagai analisisnya. Pendekatan pragmatik memberikan perhatian utama terhadap \nperanan pembaca. Teori yang peneliti pakai dalam penelitian ini adalah teori \nmoral yang diusung oleh Atar Semi. Atar Semi mengungkapkan bahwa sebuah \nkarya sastra mengandung nilai dan pendidikan yang luhur serta bisa menjadi ruhruh \npendorong untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Seseorang yang \nmampu mencapai tujuan yang baik dalam sebuah cerita dapat menjadi suri \ntauladan bagi para pembacanya. Sastra memiliki harkat, martabat, dan nilai yang \nlebih tinggi dari nilai seni yang bersifat umum sehingga mampu memberikan \nmotivasi lebih untuk mencapai kehidupan masyarakat yang harmonis dengan \nakhlak yang baik. Pembaca mempunyai peran penting dalam menilai sebuah karya \nsastra dari aspek bermanfaat atau tidaknya karya tersebut. \nDalam cerpen Maraakibu Asy-Syams terkandung beberapa pesan moral yang \ningin disampaikan pengarang kepada pembaca, diantaranya: (1) Kebebasan adalah \nsesuatu yang prinsip dalam hidup. Kebebasan yang dimaksud dalam cerpen ini adalah \nkebebasan yang terkait dengan human right. (2) Kesetiaan. Kesetiaan yang terlihat \npada tokoh utama, si tukang kayu, merupakan kesetiaan yang timbul karena cinta \nyang tulus kepada sang permaisuri sehingga membuat ia rela mengorbankan \napapun tanpa mengharap balasan dari orang yang dicintainya. (3) Cinta yang tulus \nharus disertai dengan pengorbanan. Si tukang kayu rela mempertaruhkan \nkeselamatan dirinya demi cintanya kepada sang permaisuri. (4) Keyakinan sangat \ndiperlukan untuk mempertinggi nilai hidup dan memperkaya hidup. Setiap manusia \nharus memiliki keyakinan di dalam hatinya tentang sesuatu yang dianggapnya \nbenar untuk meningkatkan harkat dan martabatnya sebagai manusia. (5) Pentingnya \npersamaan derajat dalam tatanan kehidupan masyarakat. Sebuah kebenaran harus \ndiungkapkan demi memperjuangkan persamaan derajat dalam kehidupan \nbermasyarakat. (6) Keikhlasan. Si pembuat perahu memberikan cinta dan kasih \nyang tulus tanpa mengharap balasan apapun dari orang yang ia cintai
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.000 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.000 |
| Science and technology studies | 0.005 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.004 | 0.002 |
| Open science | 0.000 | 0.002 |
| Research integrity | 0.002 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.099 | 0.031 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".