Pembelajaran Keteng-Keteng Dalam Upaya Melestarikan Alat Musik Karo Di Sanggar Seni Nggara Simbelin
Bibliographic record
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam pembelajaran keteng-keteng dalam melestarikan alat musik karo di sanggar seni nggara simbelin. 2)Untuk mengetahui bagaimana keberadaan pembelajaran keteng-keteng di sanggar seni nggara simbelin.3) Untuk mengetahui bagaimana metode pembelajaran keteng-keteng dalam melestarikan alat musik tradisonal karo. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori pembelajaran, teori pelestarian, teori keberadaan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 16 orang yaitu 1 orang pelatih dan 15 orang anak sanggar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1)Upaya pembelajaran keteng-keteng di sanggar seni nggara simbelin dalam melestarikan alat musik karo melestarikan alat musik keteng-keteng yaitu merangkul anak-anak muda khususnya anak muda karo yang berminat mempelajari alat musik keteng keteng dan ikut serta mengembangkan tradisi atau kultur karo khususnya alat musik keteng-keteng dan dengan pembelajaran keteng-keteng di setiap kali pertunjukan anak muda sanggar tidak lagi memakai mp3 disaat melakukan pertunjukan langsung live memainkan alat musik keteng-keteng dengan tempo keteng-keteng belajar landek karo. 2) Keberadaan Pembelajaran keteng-keteng di sanggar seni nggara simbelin, Pembelajaran keteng-keteng di sanggar seni nggara simbelin sudah ada sejak tahun 2014, pembelajaran keteng-keteng pada saat itu secara tiba tiba banyak peminat hal itu dikarenakan pembelajaran keteng-keteng memang menarik perhatin anak muda karo dan masyarakat karo banyak juga orangtua yang menyarankan untuk anak mengikuti pembelajaran di sanggar seni nggara simbelin.3) Metode pembelajaran yang digunakan di sanggar seni nggara simbelin yaitu menggunakan metode latihan dan metode demonstrasi.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.005 | 0.006 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.004 | 0.003 |
| Bibliometrics | 0.006 | 0.005 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.005 |
| Open science | 0.005 | 0.005 |
| Research integrity | 0.003 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.024 | 0.004 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".