Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Inspektorat Kota Makassar
Bibliographic record
Abstract
Kemampuan pegawai seperti tingkat pendidikan, pengetahuan, dan pengalaman. Tingkat kemampuan akan dapat mempengaruhi hasil kinerja pegawai dimana semakin tinggi tingkat kemampuan pegawai akan menghasilkan kinerja yang semakin tinggi pula. Faktor lain adalah motivasi kerja yaitu dorongan dari dalam pegawai untuk melakukan suatu pekerjaan. Dengan adanya motivasi kerja yang tinggi pegawai akan terdorong untuk melakukan suatu pekerjaan sebaik mungkin yang akan mempengaruhi hasil kinerja. Semakin tinggi motivasi yang dimiliki semakin tinggi pula kinerja yang dapat dihasilkan. Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala Inspektorat Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan Jenis penelitian yaitu penelitian eksplanatori, dimana penelitian yang menjelaskan hubungan, perbedaan atau pengaruh antara satu variabel dengan variabel yang lain. Hasil pengujian hipotesis secara parsial membuktikan adanya pengaruh yang positif dan signifikan gaya kepemimpinan demokratis kepala Inspektorat Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian keleluasaan berinovasi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas oleh pimpinan merupakan indikator utama yang dapat menunjukkan bahwa pimpinan di Inspektorat Kota Makassar sudah menerapkan gaya kepemimpinan demokratis. Selanjutnya terhadap kepemimpinan otoriter adalah menuntut bawahan bekerja keras dan kurang memberi kepercayaan kepada bawahan. Kondisi ini memperlihatkan bahwa bawahan merasa pimpinan terlalu menuntut bawahan untuk bekerja lebih keras tanpa mau melihat kondisi pekerjaan yang dibebankan kepadanya dan kemampuan bawahan dalam melaksanakan tugas. Hasil ini menunjukkan bahwa bawahan merasa bahwa pimpinan selalu mendukung usaha-usaha yang dilakukan oleh bawahan dalam menyelsaikan pekerjaan. Namun dibandingkan dengan dimensi lain pada gaya kepemimpinan, dimensi gaya kepemimpinan partisipatif merupakan gaya kepemimpinan yang paling lemah.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.004 | 0.003 |
| Open science | 0.001 | 0.003 |
| Research integrity | 0.002 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.049 | 0.012 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".