Pengembangan Media Pembelajaran Dalam Bentuk VCD (Video Compact Disc) Untuk Menulis Pantun Siswa Kelas VII SMP Tanjung Morawa Bersubsidi Tahun Pelajaran 2018/2019
Bibliographic record
Abstract
Penelitian ini berkaitan dengan pengembangan media pembelajaran dalam bentuk VCD (Video Compact Disc) untuk menulis pantun siswa kelas VII SMP Tanjung Morawa Bersubsidi. Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk VCD (Video Compact Disc) untuk menulis pantun, (2) mendeskripsikan hasil kelayakan media pembelajaran oleh ahli materi, ahli media dan guru Bahasa Indonesia, (3) mendekripsikan keefektifan penerapan media pembelajaran dalam bentuk VCD (Video Compact Disc) untuk menulis pantun siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan sampel 35 peserta didik dengan metode Research and Development (R & D) yang dikemukakan oleh Borg and Gall. Instrumen yang digunakan adalah angket check list, pada validasi tim ahli materi, ahli desain, dan guru bidang studi yang bersumber dari BNSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran dalam bentuk VCD (Video Compact Disc) untuk menulis pantun siswa kelas VII SMP Tanjung Morawa Bersubsidi Tahun Pembelajaran 2018/2019 tergolong dalam kategori “Sangat Baik”. Dapat dilihat dari hasil rata-rata penilaian tim ahli materi yang memperoleh skor 90,9% yang dapat dikategorikan sangat baik. Hal tersebut dapat dilihat dari kelayakan isi materi, kelayakan penyajian, dan kelayakan bahasa. Hasil penilaian dari tim ahli desain media pembelajaran memperoleh skor 80,57% yang dikategorikan sangat baik. Dan hasil penilaian dari materi selaku guru bidang studi memperoleh skor 86,76% yang dikategorikan sangat baik. Dan diperkuat dari hasil uji coba produk pada uji coba kelompok kecil yang mencapai skor 86,11% yang dikategorikan sangat baik dan uji kelompok besar yang memperoleh skor 89,12% yang dikategorikan sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dalam bentuk VCD (Video Compact Disc) untuk menulis pantun siswa kelas VII SMP Tanjung Morawa Bersubsidi yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.004 | 0.004 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.004 | 0.003 |
| Bibliometrics | 0.003 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.007 |
| Open science | 0.004 | 0.001 |
| Research integrity | 0.003 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.017 | 0.006 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".